“Khususnya pada pelatihan ini, yang diadakan selama lima hari, dan tentunya akan ada evaluasi setelah selesai pelatihan,” tambahnya.
Disinggung soal setelah pelatihan apakah bisa langsung bekerja, kata Diana, pelatihan yang diadakan ini sudah terintegrasi dengan beberapa perusahaan. Bahkan, pada jenis pelatihan Hygiene and Sanitation itu ada yang menawarkan untuk ikut bekerja ke luar negeri.
“Ada yang menawarkan, mereka yang ikut pelatihan Hygiene and Sanitation itu bisa bekerja ke luar negeri, dan saya rasanya peluang ini bisa ditangkap oleh masyarakat kita,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur PPI Curug Agus Tono mengatakan, kegiatan pelatihan ini rutin setiap tahunnya dilaksanakan bekerjasama dengan Disnakertrans Kabupaten Serang, yang bertujuan membantu masyarakat mempunyai keterampilan kerja khususnya pada politeknik penerbangan. Kemudian, pelatihan kerja ini gratis dibiayai oleh PPI Curug, dan apabila dibutuhkan peralatan untuk mengembangkan keterampilan tentunya akan diadakan.