Sanlat SMPN 4 Cikupa, Bentuk Karakter Siswa dari Sisi Agama­

Sanlat
SANLAT: SMPN 4 Cikupa Melaksanakan Pesantren kilat sebagai bentuk pendidikan keagamaan untuk siswa selama Ramadan.(Credit: Randy/Banten Ekspres)

”Pesantren Kilat juga menjadi ajang untuk memperkuat nilai-nilai moral dan etika. Melalui berbagai kegiatan seperti diskusi kelompok, ceramah, dan simulasi kasus, siswa diberi kesem­patan untuk memahami dilema moral yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dan mencari solusi yang sesuai dengan ajaran agama,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Selasa (26/3).

Iis menambahkan, aspek lain yang tidak kalah penting dalam Pesantren Kilat adalah pengem­bangan sikap to­leransi dan keber­agaman. Dalam ling­kungan yang heterogen seperti SMPN 4 Cikupa, siswa diajak untuk menghargai per­bedaan dan belajar bersama dalam suasana saling meng­hormati.

Bacaan Lainnya

”Selain manfaat langsung bagi siswa, Pesantren Kilat juga mem­be­rikan dam­pak positif bagi ling­kungan sekolah secara keselu­ruhan. Dengan mem­perkuat ka­rakter spiritual siswa, diha­rapkan akan tercipta lingkungan belajar yang lebih kondusif dan harmonis,” paparnya.

Ia menjelaskan, pesantren Kilat di SMPN 4 Cikupa bukan hanya sekadar kegiatan tambahan, tetapi merupakan bagian integral dari upaya pemben­tukan karakter spiritual religius pada siswa.

”Melalui program ini, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi in­dividu yang berkualitas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan di masa depan dengan penuh keyakinan dan keteguhan iman,”tutupnya.(ran)

Pos terkait