PAKUHAJI — Hujan deras yang terjadi Jumat hingga sabtu, membuat tiga titik tanggul Sungai Cisadane yang terkikis. Akibatnya, jalan dan permukiman di Kampung Kamal, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, terendam air.
Ketua FMCSC Yusin Sueb mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC2) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), secepatnya memperbaiki tanggul-tanggul air yang terkikis itu.
“Dan penting juga, adalah menertibkan bangunan liar atau pabrik-pabrik di bantaran Sungai Cisadane, yang mengakibatkan pengikisan-pengikisan tanggul bantaran sungai,” ucapnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Minggu (26/5).
Menurut Yusin Sueb, tanggul yang berfungsi sebagai penahan air Sungai Cisadane di alamat tersebut sudah terkikis. Menurutnya, selain hujan, terkikisnya tanggul tersebut akibat dijadikan akses keluar-masuk oleh pengelola bangunan liar pabrik-pabrik di bantaran sungai tersebut.