“Tanggul-tanggul penahan air ini sudah terkikis atau sudah enggak ada. Itu karena efek dari sejumlah bangunan liar atau pabrik-pabrik, yang ada di bantaran Sungai Cisadane,” kata Yusin Sueb.
Menurut Yusin Sueb, banjir merendam dan menutup sepanjang sekitar 500 meter dengan ketinggian mencapai 60 centimeter, di Jalan Raya Kampung Kamal, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, yang berada persis di samping Sungai Cisadane.
BACA JUGA: Dua Hari Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Meluap, Ratusan Rumah di Pakuhaji Kebanjiran
Selain itu, lanjut Yusin Sueb, banjir pun merendam mencapai 400 rumah di Kampung Kamal, RT 03 RW 05 dan RT 04 RW 05, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter.
Lebih lanjut, Yusin Sueb khawatir, setiap debit air Sungai Cisadane meningkat, maka air luapan selalu membanjiri jalan raya dan permukiman warga Kampung Kamal, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.