“Jadi semua OPD, jangan terlalu wah, ini dia APBD hanya sekian lah. Mereka harus inovatif juga, ke depan masih banyak anggaran dan program dan harapan kami ya semua juga kepala OPD, harus bekerja maksimal ya itu harapan besar kami,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Imam Rana mengungkapkan saat ini perencanaan KUA PPAS yang diutamakan adalah program mandatory atau program-program wajib.
BACA JUGA: Banten Diyakini Jadi Pusat Keuangan dan Ekonomi Syariah
“Yang diutamakan sekarang itu kan kegiatan yang mandatory dari pemerintah pusat kemudian, kegiatan-kegiatan yang memenuhi standar pelayanan. Minimal dan juga kegiatan-kegiatan yang mendukung terhadap program kegiatan tematik seperti penyelesaian stunting, dan sebagainya,” tuturnya.
Akan tetapi KUA PPAS ini masih belum disepakati atau disahkan, karena masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan lagi seperti Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.