LEBAK — Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Lebak telah melakukan pendampingan dan pembauran terhadap siswa/siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Provinsi Papua yang sedang melaksanakan program studi pertukaran pelajar.
Pertukaran pelajar antarprovinsi itu bertujuan guna merawat kebhinekaan, toleransi, dan keragaman suku di Kabupaten Lebak.
“Setiap tahun jumlah siswa/siswi yang mengikuti program studi pertukaran pelajar tingkat SMA tidak menentu jumlahnya, selalu berkurang atau bertambah, karena bagi siswa dan siswi yang telah lulus kembali ke daerah asalnya,” kata Bambang, Pengurus Etnis Papua FPK Kabupaten Lebak, Rabu (3/7).
BACA JUGA: Delapan Pelajar Diharapkan Jadi Duta Pandeglang
Menurut dia, saat ini tinggal dua orang siswi yang ada di Rangkasbitung yang belajar di SMAN 1 Rangkasbitung, yaitu Silvia Toisuta dari Kabupaten Fakfak dan Deritera Telenggen dari Kabupaten Puncak Jaya.