Stop Eksploitasi Perempuan Baduy

Perempuan Baduy
RAPAT ADAT: Suasana rapat adat Baduy bersama tokoh budaya Banten di Baduy. (CREDIT: AHMAD FADILAH/BANTEN EKSPRES)

Dari hasil musyawarah para tokoh adat, baik Baduy luar maupun dalam, Uday menilai perlu memberikan peringatan keras kepada influencer dan siapapun untuk berhenti melakukan eksploitasi.

“Sebelum lembaga adat mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar, saya minta stop eksploitasi kecantikan perempuan Baduy dan take down konten-konten yang sudah ditayangkan. Jangan jadikan mereka sebagai objek. Jadikan mereka subyek, teladan, tuntunan bukan tontonan, sebab Baduy adalah sebuah peradaban yang harus kita jaga bersama,” ujar Uday dengan tegas.

Bacaan Lainnya

Kata dia, ada faktor mengapa hal tersebut bisa terjadi. Pertama, kemajuan teknologi yang mengubah pola pikir, pola sikap, dan pola perilaku generasi muda Baduy. Kedua, adanya sejumlah content creator yang mengeksploitasi kecantikan perempuan Baduy. Ketiga, sikap lembaga adat sendiri yang belum menerapkan hukum adat bagi para pelakunya. Baik terhadap warga Baduy sendiri maupun terhadap pihak luar yang eksploitatif tersebut.

Pos terkait