Dohiri mengaku, kebakaran kedua terjadi pada Sabtu (24/8/2024) sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan stasiun Rawa Buntu, Serpong. Objek yang terbakar adalah warung emperan atau pangkalan ojek online (ojol). Penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada colokan listrik.
Kebakaran ketiga terjadi pada Sabtu (24/8/2024) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Gunung Raya RT 4/11, Cirendeu, Ciputat Timur. Objek yang terbakar adalah lapak penjual bambu
“Penyebab kebakaran ini adalah pembakaran sampah dimana api merambat tertiup angin. Hambatan saat pemadaman adalah kondisi lalin yang macet,” tuturnya.
Kasus kebakaran keempat terjadi pada Sabtu (24/8/2024) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Kakatua, Komplek Pajak Jurang Mangu Timur, Pondok Aren. Objek yang terbakar adalah bangunan rumah tingggal yang dijadikan home industri digital printing.
Penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada mesin printing. Dalam kebakaran tersebut gedung dan isinya kudes dilalap si jago merah.