“Kasus yang terjadi sampai semester satu kemarin didominasi oleh kekerasan seksual terhadap anak. Cukup prihatin bagi kita ternyata kekerasan ini setiap tahunnya selalu ada, padahal kami sudah gembor-gemborkan,” katanya saat diwawancarai seusai menghadiri Hari Anak Nasional di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Selasa (27/8).
Dia juga meminta kepada masyarakat, khususnya para orang tua untuk mengawasi serta menjaga anak-anaknya sebagai bentuk perlindungan terhadap hal-hal tersebut.
“Kami harapkan para orang tua bisa menjaga anak-anaknya agar lebih memahami risiko-risiko yang akan terjadi. Mudah-mudahan bisa meminimalisir,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, pada momentum Hari Anak Nasional, Pemerintah Pusat mengamanatkan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan anak-anak, khususnya dari kekerasan baik intimidasi, perundungan, hingga kekerasan seksual.
“Artinya hak-hak anak baik itu dari sisi kesehatan, pendidikan, dan keamanannya harus dijaga,” tuturnya.