“Jam 11.30 an api berhasil kita kuasai namun, kita terus melakukan pendinginan agar tidak muncul api lagi,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersbeut pemilik rumah harus mengalami kerugian ratusan juta rupiah. “Kerugian sekitar Rp300 juta karena rumahnya ludes besertanya isinya,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tangsel Ahmad Dohiri Adam mengatakan, selama musim kemarau jumlah kasus kebakaran di wilayahnya meningkat.
“Ada kenaikan kasus kebakaran karena cuaca panas, seminggu ini tiap hari ada kasus kebakaran 1-2 kasus,” ujarnya.
Dohiri menambahkan, jumlah kasus kebakaran dari Januari hingga Oktober 2024 mencapai lebih 81 kasus. Sedangkan dalam periode yang sama pada tahun lalu jumlahnya masih dibawah kasus yang terjadi sekarang.
BACA JUGA: Banyak Armada Damkar Tangsel Sudah Berusia Tua
“Kenaikan kebakaran ini terjadi dari Mei dan meningkat tajam dibanding tahun lalu,” tambahnya.