Sementara itu, Kepala OJK Jabodebek dan Provinsi Banten Roberto Akyuwen mengatakan, kegiatan capacity building merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan literasi dan keuangan di masyarakat. Kegiatan yang mengundang awak media dan mahasiswa dari universitas ternama di Jakarta dan Banten ini diharapkan dapat menyebarkan edukasi serta informasi terkait produk-produk lembaga keuangan dan kinerja lembaga pengawasannya.
Misalnya, mengenai edukasi terkait belanja online (benjol), pinjaman online (pinjol), bahaya judi online (judol), dan yang terbaru tentang dunia crypto.
“Saya ingin mahasiswa paham tentang crypto terkait keuangan, atau tiga hal yakni, pinjol ilegal, judol, benjol. Kita juga barangkali akan adakan agenda-agenda terkait literasi dan inklusi keuangan, paling tidak, rekan-rekan sekalian OJK ini memiliki kemauan mewarnai lingkungan di sekitarnya,” katanya.
Ia mengaku, sejak berdiri di tahun 2011, OJK selalu aktif mensosialisasikan dan meningkatkan literasi dan Inklusi keuangan.