TANGERANG — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, langsung tancap gas mengkaji ulang mengenai kurikulum merdeka yang saat ini digunakan di sekolah. Rencana kaji ulang kurikulum merdeka tersebut karena banyaknya masukan yang diterima mengenai penerapan kurikulum merdeka.
Penerapan kurikulum merdeka yang saat ini ada dinilai tidak efektif. Ini karena ada beberapa faktor yang tidak bisa dilakukan di sekolah. Kendati demikian, tidak semua guru setuju kaji ulang kurikulum merdeka, ada diatara guru-guru yang berharap penerapan kurikulum merdeka di sekolah dilakukan secara bertahap.
Menanggapi respon tersebut, Ketua MKKS Kabupaten Tangerang Dulhadi yang juga kepala SMPN 3 Cikupa mengatakan, kurikulum merdeka memang belum sepenuhnya digunakan dengan semestinya. Ini karena ada beberapa faktor yang harus dilakukan perbaikan. Menurutnya, pada dasarnya kurikulum merdeka bagus untuk siswa, namun memang harus jelas pelaksanaannya. Ini agar tidak membingungkan para guru dan juga siswa.