“Kami mengumpulkan 50 keluarga resiko stunting tiap kecamatan, dan hari ini di Kecamatan Serang aja untuk diberikan pelatihan. Pelatihan bagaimana untuk membuat makanan bergizi. Jadi, kita kasih bantuan berupa tadi beras, isinya telur dan lain-lain,” tuturnya.
Hal serupa juga dikatakan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Imam Rana Hardiana mengatakan, dalam program tersebut, Pemkot Serang memfasilitasi kegiatan tersebut, sehingga dapat menangani stunting secara menyeluruh.
“Mudah-mudahan kalau dengan difasilitas secara kohonfrensif seperti ini, kita bisa melihat dari sejak awal, dari sejak dini kemungkinan-kemungkinan akan anak tersebut. Apakah memang sakit atau bagaimana? Jadi kita penanganannya bisa lebih mudah,” tuturnya. (een)