Akses Fasum untuk Difabel Masih Sulit

Difabel
GUIDING BLOCK: Guiding block yang berada di Jalan Jamaksari, Cinanggung, Kota Serang yang terhalang oleh pedagang. (CREDIT: EEN AMELIA JUMIANI/BANTEN EKSPRES)

SERANG — Penyandang disabilitas di Kota Serang masih sulit dalam mengakses fasilitas umum, terlebih saat ini kantor pelayanan yang ada di Kota Serang dinilai masih belum ramah difabel.

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Serang, Teguh mengatakan, sarana fasilitas publik di Kota Serang masih belum ramah bagi disabilitas, terutama tuna netra dan tuna daksa.

Bacaan Lainnya

Teguh menyebutkan ada dua ukuran kenyamanan atau kemudahan yang disediakan bagi para difabel, yakni aksesibilitas dalam gedung dan di luar gedung.

“Nah kalau di dalam gedung, kita ambil contoh dari gedung-gedung pemerintah. Banyak gedung pemerintah yang tidak ramah disabilitas,” ujarnya, Selasa (29/10/2024).

Teguh mengatakan, beberapa kantor-kantor organisasi perangkat daerah (OPD) sudah difasilitasi ramp atau bidang miring yang digunakan sebagai pengganti tangga bagi pengguna kursi roda atau penyandang tuna daksa.

Pos terkait