Tidak berbeda dengan aksesibilitas di dalam ruangan, aksesibilitas di luar ruangan seperti guiding blok atau jalur pemandu bagi tunanetra yang bisa dipasang di trotoar.
Saat ini ada beberapa trotoar di Kota Serang yang sudah memasang guiding block, akan tetapi, lagi-lagi kata dia, hanya sebatas menggugurkan kewajiban, karena tidak diperhatikannya dalam pemasangan alat pemandu tersebut.
“Jalan-jalan itu emang sekarang sudah mulai pada dipakai guiding block, tapi kita lihat juga guiding blocknya itu kadang-kadang terputus,” akunya.
Bahkan kata dia, tak jarang penyandang disabilitas, yang mana dalam hal ini tuna netra, kerap kali tersandung karena tidak tepatnya dalam melakukan pemasangan guiding block.
“Karena pernah terjadi juga teman-teman (tuna netra) itu kan begitu pas berjalan di guiding block, kepalanya terbentur dan ada terbentur marka jalan,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Serang masih belum bisa menertibkan para pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar.