“Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, maupun masyarakat umum lainnya,” harapnya.
Dikatakan Tatu, di Kabupaten Serang terdapat 234 jembatan dan yang sudah diperbaiki sekitar 60 persen, masih ada 40 persen lainnya yang menjadi pekerjaan rumah Pemkab Serang untuk memperbaikinya.
Perbaikan jembatan itu, dilakukan secara bertahap yang setiap tahunnya 10 jembatan diperbaiki, yang menyesuaikan dengan kekuatan anggaran Pemkab Serang. “DPUPR Kabupaten Serang menginventarisir kondisi jembatan, mana yang rusak berat, dan rusak ringan, kita fokus ke rusak berat dulu untuk segera diperbaiki. Namun, tentunya dilakukan secara bertahap mengingat kondisi anggaran Pemkab Serang juga belum stabil,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi mengatakan, rehabilitasi jembatan ini dimulai awal tahun 2024 dan selesai November 2024, dengan anggaran sebesar Rp2,4 miliar yang panjangnya 17 meter serta lebar lima meter.