BANTENEKSPRES.CO.ID–Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) membuka banyak kesempatan bagi warga yang ingin menambah keahlian. Melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang. Setahun terakhir, BLK telah menciptakan ratusan tenaga kerja tersertifikasi yang siap kerja.
Lulusan BLK berhasil menciptakan tenaga kerja di bidang menjahit, bengkel motor, teknik pendingin AC, perhotelan, tata boga, operator, komputer, higga instalasi listrik. Bidang keahlian ini disesuaikan dengan tren kebutuhan dan dunia industry.
Terbaru membuka pendaftaran pelatihan mengoperasikan komputer. Kursus computer di BLK ini gratis, tidak dipungut biaya. Bahkan peserta akan mendapatkan uang transport dan sertifikat.
Kesempatan ini diberikan untuk lulusan SMA sederajat. Kepala BLK Kota Tangerang Yasin Surya menjelaskan pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk mencetak calon angkatan kerja profesional yang relevan dengan kebutuhan industri di Kota Tangerang. Pelatihan tersebut akan berjalan mulai 28 Februari-28 April 2025, dengan kuota terbatas.
“Kami merancang pelatihan ini untuk memberikan keterampilan dasar dan lanjutan dalam mengoperasikan komputer yang sangat dibutuhkan dunia kerja selama ini. Jadi, peserta nanti akan dibekali secara matang sebelum masuk ke dunia kerja secara profesional,” ungkap Yasin, Rabu (26/2).
Ia melanjutkan, BLK Kota Tangerang mendorong partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan kelas pelatihan yang telah disediakan. Terlebih, pelatihan tersebut dilengkapi berbagai kelebihan mulai dari fasilitator berpengalaman, uang transportasi, sampai sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara langsung.
“Kami mendorong pelatihan ini bisa diikuti secara antusias, apalagi pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan peluang kerja secara lebih besar lagi,” tutur Yasin. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menuturkan, Pemkot Tangerang selama setahun berhasil menggelar pelatihan tersertifikasi bagi ribuan calon tenaga kerja.
Pemkot Tangerang berhasil meningkatkan serapan program pelatihan calon tenaga kerja melalui job fair, hingga pelatihan kewirausahaan.
Tercatat, 562 peserta memanfaatkan program pelatihan gratis yang disediakan BLK Kota Tangerang melalui delapan kelas pelatihan yang disediakan. Mulai dari kelas menjahit, teknik pendingin AC, perhotelan, tata boga, operator, komputer, instalasi listrik dan sebagainya.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama antar semua lapisan, terutama setahun terakhir di masa transisi kepemimpinan kemarin, program unggulan seperti pelatihan BLK tetap bisa diselenggarakan bahkan mencatatkan peningkatan jumlah sasaran sampai ratusan peserta,” ujar Ujang.
Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang berhasil mengoptimalisasi capaian serapan program job fair yang selama ini diselenggarakan secara rutin di Kota Tangerang. Tercatat, 21.832 lowongan disediakan dan 2.518 pencari kerja berhasil memperoleh pekerjaan melalui job fair, job fair virtual, sampai job fair disabilitas yang menjadi program unggulan dalam mengentaskan angka pengangguran.
“Tidak hanya pelatihan, kami juga berhasil menyelenggarakan job fair secara rutin. Apalagi, job fair ini semakin diminati masyarakat tidak hanya dari kota melainkan banyak yang datang dari luar Kota Tangerang,” lanjutnya. Ujang menuturkan, pelatihan tersebut merupakan salah satu pelatihan berbasis kompetensi.
“Awal tahun kemarin, kami kembali menggelar pelatihan berbasis kompetensi, edisi perdana tahun ini dibuka dengan pelatihan tata boga sesuai dengan momentum menjelang bulan Puasa dan Lebaran. Jadi para peserta selain mendapatkan materi, sertifikat, juga akan mendapatkan momentum yang cocok untuk mencoba mengembangkan usaha kulinernya masing-masing,” ujar Ujang. (adv)