Ia menjelaskan, saat ini Pemprov Banten tengah menggelar kegiatan forum komunikasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) untuk merancang program dalam memberikan layanan terbaik untuk warga Banten. Maka Nana berharap pers atau jurnalis dapat mengawal kebijakan agar sesuai dengan harapan publik.
“Kita ingin setiap informasi yang disampaikan kepada publik, kami ingin pers mengawal itu, mengkritisi itu bagian dari demokrasi, kita tidak anti kritik,” ungkapnya.
Nana yang menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten ini mengaku, di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Pemprov Banten, ia menegaskan bahwa hal itu tidak akan berdampak pada layanan dasar dan program visi-misi kepala daerah.
“Efisiensi itu metodologi bukan tujuan, tujuannya adalah bagaimana program yang telah dicanangkan dalam visi-misi dapat berjalan, kita selalu memastikan untuk mengaktifkan program prioritas,” tuturnya.