Aripin menambahkan, pihaknya juga selalu mengajak siswanya untuk mengikuti lomba di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Tangerang, mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai tingkat Kabupaten Tangerang siswanya selalu ikut lomba. Bahkan, seni budaya di sekolah menjadi Muatan Lokal (mulok) yang wajib dilakukan oleh sekolah untuk mengenal budaya dan seni asli Indonesia.
”Mulok di sini menjadi wajib, bahkan di mulok sudah di kenalkan budaya Kabupaten Tangerang, Sejarah Kabupaten Tangerang dan hal lainnya, yang berkaitan dengan Kabupaten Tangerang. Hal tersebut, agar para siswa tahu, bahwa di Kabupaten Tangerang sangat banyak seni dan budayanya,” paparnya.
Ia menjelaskan, pihaknya juga selalu meminta kepada guru agar diperbanyak mengenai budaya dan sejarah Kabupaten Tangerang. Jadi tidak hanya daerah lain saja tetapi siswa akan tahu tentang Kabupaten Tangerang, tempat mereka tinggal dan juga belajar. Karena, sejauh ini banyak siswa yang tidak tahu tentang sejarah Kabupaten Tangerang karena pihak guru tidak memberikannya.
”Maka itu, sejak dini kita berikan seni dan budayanya Kabupaten Tangerang. Agar mereka mempunyai jiwa yang peduli akan Kabupaten Tangerang. Jika di diamkan maka siswa tidak akan peduli akan buadaya di Kabupaten Tangerang,” katanya.(ran)