“Nah bank sampah ini kan unik ya, ketika dia milah sampah dia dapet tabungan, dapet uang lah begitu, sehingga ini menjadi pemicu juga, jadi ketika dia melakukan sesuatu, yaitu milah sampah, itu ada benefitnya dalam bentuk tabungan. Tabungan itu bisa dipakai untuk keperluan rumah tangga, dan kebutuhan hidup, ya bisa jadi penambahan, tambahan, pemasukan untuk keluarga,” tuturnya.
Masih, kata Agis, program bank sampah yang akan diterapkan bersifat ramah lingkungan, tidak menggunakan tempat dan ruangan untuk mengumpulkan sampah tersebut. Sehingga masyarakat yang mengumpulkan masing-masing.
BACA JUGA: Pemkot Serang Ajak Warga Lakukan Jumat Bersih Cegah Banjir
“Nanti kan bank sampah ini semuanya milah sampah dari rumah, tapi nanti mungkin dalam periode tertentu bisa sebulan sekali, itu nimbang. Jadi nggak ada timbunan lagi, bank sampah itu yang nggak perlu ada kantornya, nggak perlu lagi ada gudangnya,” tutupnya.