Wamenkes Sebut Kota Tangerang Terbaik Dalam Penanganan TBC

Wamenkes
Walikota Tangerang Sachrudin (kiri) mendampingi Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan (dua dari kiri), Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim (tengah) dan Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dr. Dante Saksono (kanan) menyaksikan skrining TBC kepada warga binaan LP Perempuan. (Credit: Humas For Banten Ekspres)

“Kami melakukan identifikasi, ternyata salah satu provinsi yang mencapai cakupan notifikasi tuberkulosis adalah Provinsi Banten dan salah satunya adalah Kota Tangerang yang terbaik. Muatan lokal seperti ini yang memiliki efektivitas tinggi dalam peran serta masyarakat kami coba replikasi ke daerah lain. Kota Tangerang salah satu yang terbaik dalam identifikasi tuberkulosis,” lanjutnya.

Wamenkes RI, Prof. Dr. Dante Saksono menyampaikan bahwa penyebaran TBC di Lapas ini memiliki risiko 10 kali lebih tinggi penyebarannya. Sehingga perlu dilakukan penanganan hingga pencegahan.

Bacaan Lainnya

“Ini upaya kita memberikan pelayanan kesehatan secara merata serta mengidentifikasi kasus TBC pada kelompok berisiko. Salah satunya di dalam lembaga pemasyarakatan, bahkan berdasarkan laporan ada sekitar 80 persen warga binaan mengonsumsi obat pencegahan TBC,” paparnya.

“Kami lakukan skrining kesehatan hari ini (kemarin), baik skrining TBC, Iva test hingga cek kesehatan tes secara umum,” ungkapnya pada awak media.

Pos terkait