Akibat Kurangnya Ketersediaan Barang, Waspadai Bawang Merah dan Minyak Goreng

Minyak Goreng
RAKOR: Pj Sekda Provinsi Banten Nana Supiana mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri secara virtual, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (24/3). (CREDIT: PEMPROV BANTEN FOR BANTEN EKSPRES)

“Kita akan coba konsolidasikan untuk memastikan stok-stok MinyaKita itu tetap tersedia di pasar di Banten, kita akan konsultasi dengan aparat, dan juga Pak Gubernur untuk kepastian ini,” katanya.

Lebih lanjut, untuk komoditas bawang merah yang dijual di pasaran terus mengalami kenaikan, dan kini tembus mencapai Rp51 ribu perkilogram. Harga ini jauh meningkat sebesar 25 persen dari HET seharga Rp41 ribu perkilogram.

Bacaan Lainnya

Komoditas lainnya yang mengalami kenaikan yaitu, cabai rawit, namun kenaikannya tidak begitu tinggi, dan masih terjangkau.

“Dua komoditas ini yang menjadi perhatian khusus, kalau untuk yang lainnya relatif stabil. Seperti ayam, telur ayam itu malah cenderung turun harganya,” ujarnya.

Maka dari itu, pihak Pemprov melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten akan kembali menggelar operasi pasar, khususnya untuk dua komoditas yang menjadi perhatian. Hal ini dilakukan sebagai langkah pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pos terkait